Temui Saya di Facebook

Pengertian Media Pembelajaran dan Media Cetak


Media dalam kegiatan belajar dan mengajar digunakan guru untuk membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Media dalam proses pembelajaran, dapat digunakan sebagai alat bantu mengajar guru dan dapat digunakan sendiri oleh siswa untuk membantu memahami materi pelajaran. Kata media berasal dari Bahasa Latin, yang bentuk tunggalnya medium. Romiszowski (1988) dalam Wibawa (1992:7) mendefinisikan media ialah pembawa pesan yang berasal dari suatu sumber pesan (yang dapat berupa orang/benda) kepada penerima pesan. Daryanto (2011:4) membatasi pengertian media dalam dunia pendidikan saja yakni media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran. Gagne (1975) dalam Arsyad (1997:4) secara implisit mengatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri antara lain buku, tape recorder, kaset, video kamera, video recorder, film, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi, dan komputer. Menurut Mc Luhan (1964) dalam Wibawa (1992:7) media itu ialah semua saluran pesan yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi dari seorang ke orang lain yang tidak ada dihadapannya. Menurut Enakrire (2012), “Media refers to the delivery of information in intuitive, multi-sensory ways,through the integration of distinct media such as texts, graphics, computer animation, motion video, and sound.”. Media mengacu pada penyampaian informasi dalam intuitif, dengan berbagai cara yang multiindera, melalui integrasi media yang berbeda seperti teks, grafis, animasi komputer, video gerak dan suara. Beberapa pengertian media yang telah diutarakan dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan (bahan pembelajaran) untuk mencapai tujuan tertentu.

Fungsi media pada pembelajaran, media dapat membantu siswa mengatasi masalah apabila benda yang diamati terlalu kecil. Media berperan sebagai pengganti benda asli dalam pembelajaran dan memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih optimal. Menurut Arsyad (2002:25) manfaat praktis penggunaan media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut: (1) Media Pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi, (2) Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak, (3) Media Pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan  waktu, (4) Media  pembelajaran  dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa.
Beberapa pendapat tentang pengklasifikasian jenis media pembelajaran sampai saat ini belum ada pembakuan. Menurut Sumiati (2009:160) media pembelajaran dapat diklasifikasikan berdasarkan ciri-ciri tertentu antara lain: (1) berdasarkan kemampuan indera, (2) berdasarkan daya atau kemampuan liputannya, (3) berdasarkan pengguna atau pemakai yang memanfaatkan media pembelajaran, (4) berdasarkan kerumitan (kekomplekan) dan biayanya, (5) berdasarkan pembuatan dan pemanfaatannya, (6) berdasarkan dimensinya, dan (7) berdasarkan proyeksinya. Menurut Bretz (1971) dalam Wibawa (1992:20) mengelompokan media antara lain: (1) media audio visual gerak, (2) media audio visual diam, (3) media audio visual gerak, (4) media visual gerak, (5) media visual diam, (6) media audio, dan (7) media cetak.

Media Cetak
Menurut Pawit (1988:46) media cetak adalah segala macam penerbitan yang dicetak seperti majalah dan koran. Media cetak dapat diartikan segala produk cetak berupa lembaran kertas yang beisi informasi atau pesan untuk disampaikan kepada orang. Menurut Rahmawati (2010) media cetak merupakan suatu media yang bersifat statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Menurut Ahira (2011) media cetak merupakan merupakan saluran informasi masyarakat disamping media elektronik dan media digital. Beberapa pengertian media cetak yang telah diutarakan dapat disimpulkan bahwa media cetak adalah suatu media yang dihasilkan dari bahan cetak dan bersifat visual. Media Media cetak digunakan sebagai pemberi informasi secara umum. Media cetak hadir dalam bentuk majalah, surat kabar, dan buku-buku yang dapat membantu kita dalam memperoleh informasi. Media cetak pada saat ini sangat beragam penggunaanya, mulai dari sebagai sumber berita atau informasi maupun sebagai media pembelajaran.
Media cetak mempunyai peran penting di dalam proses pembelajaran. Media cetak bisa berfungsi sebagai media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan guru selama proses pembelajaran. Media cetak sebagai berfungsi untuk memperjelas materi pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Informasi-informasi yang terdapat di media cetak sangat membantu siswa untuk memperoleh informasi yang  diperlukan dalam pembelajaran. Melalui media cetak, siswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga siswa aktif dalam proses pembelajaran. 

DAFTAR PUSTAKA
Ahira, A. 2011. Pengertian Media Cetak dan Jenisnya. http://www.anneahira.com /pengertian-media-cetak.htm. Diunduh  12 Pebruari 2012.

Arsyad, A. 1997. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Daryanto. 2011. Media Pembelajaran. Bandung: CV. Yrama Widya.

Enakrire, Rexwhite Tega dan George Ogheneruemu Onyanania. 2012. Training of teacher-librarians in multi-media methods and materials production in Delta state, Nigeria. Jurnal of Media and Communication Studies. http://www.academicjurnals.org/JMCS. Dinduh 23 Maret 2012

Pawit, M. Y. 1988. Pedoman Mencari Sumber Informasi. Bandung: Remaja Karya.
Sumiati & Asra. 2009. Metode Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.

Wibawa, B. dan Mukti. F. 1992.  Media Pengajaran. Jakarta: Depdikbud.

Post a Comment

0 Comments